Winnipeg

Winnipeg adalah ibu kota provinsi Manitoba, Kanada. Penduduknya berjumlah 705.244 jiwa (2016). Winnipeg ialah tempat tinggal berbagai bangsa dan budaya, yang sebagian besar merupakan imigran dari berbagai negara di dunia. Setiap tahun, di Winnipeg diperingati Festival du Voyageur, yaitu festival musim salju yang menggambarkan budaya masyarakat keturunan Prancis di kota ini. Sam Katz adalah Wali Kota Winnipeg. Ia juga seorang pemilik tim baseball semi-pro lokal yang bernama Goldeyes.

Pemandangan di jalan Portage Avenue, pusat kota Winnipeg

Sejarah

Winnipeg bermula dari suatu daerah permukiman yang terletak di antara pertemuan aliran dua sungai, yaitu Sungai Assiniboine and Sungai Merah (Red River). Daerah ini juga dikenal dengan nama The Forks, yang merupakan tempat pertemuan dari berbagai rute sungai yang dilalui oleh kano-kano penduduk asli sejak ribuan tahun yang lalu. Nama Winnipeg berasal dari kata dari suku Cree Barat, yang berarti "Air Berlumpur".

Iklim

Winnipeg terkenal oleh musim saljunya yang berkepanjangan dan musim panasnya yang sangat pendek. Karena letak geografisnya di tengah benua Amerika Utara dan tanah padang rumput (prairie), angin dingin (windchill) berhembus melalui Winnipeg setiap musim dingin. Hal ini menyebabkan iklim pada musim dingin di Winnipeg dapat jatuh ke tingkat yang ekstrem. Tingkat terendah bahkan sampai -60 derajat Celcius, meskipun pada umumnya berkisar antara -10 C sampai -35 C. Winnipeg mungkin termasuk sebagai salah-satu kota yang terdingin di muka bumi.

Perekonomian

Winipeg adalah kota terbesar dan pusat perkembangan ekonomi di provinsi Manitoba. Sebagaimana dengan keadaan daerah-daerah padang rumput lainnya, Winnipeg adalah penghasil produk-produk peternakan dan pertanian; seperti daging babi dan biji-bijian seperti gandum dan jelai (barley), serta berbagai minyak nabati dari jagung, bunga matahari dan canola. Canola adalah tumbuhan yang pada awalnya dikembangkan oleh para profesor pertanian dari University of Manitoba.

Populasi penduduk

Kota Winnipeg berdasarkan sensus tahun 2001 berpenduduk sebanyak 619.544 orang, yang merupakan 54% dari total penduduk Manitoba. Penduduk Winnipeg bertambah sebanyak 12.000 jiwa antara tahun 1996 sampai 2001. Tingkat pertumbuhan total tahunan Winnipeg sebesar 0.5% telah terjadi sejak tahun 1971. Sebagian besar pertumbuhan tersebut berasal dari imigrasi dan in-migrasi, yaitu migrasi dari daerah-daerah rural sekitarnya dan dari komunitas-komunitas aborigin (Native American).

Calgary dan Edmonton, yang dahulunya adalah kota-kota tetangga yang lebih kecil, telah tumbuh masing-masing sebesar 4.5% dan 3.0% per tahun pada periode yang sama dan masing-masing saat ini telah memiliki populasi metropolitan di atas 1 juta orang penduduk. Winnipeg yang pernah menjadi kota ketiga terbesar Kanada (sampai dengan tahun 1930-an), akan tetapi pada awal tahun 1970-an, perekonomian Kanada berkembang menjauh dari industri rural berbasis pertanian. Demikian pula pola perdagangan Kanada berubah dari timur-barat menjadi utara-selatan, yang kesemuanya mengakibatkan berhentinya pertumbuhan Winnipeg dan ia turun menjadi kota terbesar ke-6 pada tahun 2004.

Winnipeg Metropolitan Area berada pada urutan ke-8 dalam hal populasi di Kanada, sedikit di belakang Quebec City, Quebec, dan Hamilton, Ontario. Tingkat pertumbuhan Winnipeg telah meningkat pada tahun-tahun terakhir ini dan Metropolitan Winnipeg kemungkinan akan dapat melampaui Quebec City dan Hamilton kembali pada masa yang tidak lama lagi.

Berdasarkan sensus tahun 2001:

  • 25.7% dari populasi berusia 19 atau lebih muda
  • 29.4% dari populasi berusia antara 20 dan 39
  • 31.6% dari populasi berusia antara 40 dan 64
  • 13.3% dari populasi berusia 65 atau lebih tua

Komposisi Etnis, Agama dan Bahasa

Kelompok Etnis

Sensus Statistics Canada menanyakan kepada responden apakah mereka keturunan aborigin dan apakah termasuk keturunan kelompok minoritas (visible minority). Berdasarkan data tahun 2001:

  • Kaukasia: 78.0%
  • Total kelompok minoritas: 13.4%, dengan pembagian:
  • Filipino: 4.9%
  • Asia Selatan: 2.0%
  • Black: 1.8%
  • Chinese: 1.8%
  • Asia Tenggara: 0.8%
  • Amerika Latin: 0.7%
  • Jepang: 0.3%
  • Korea: 0.2%
  • Arab: 0.2%
  • Asia Barat: 0.1%
  • Minoritas lain atau minoritas beragam keturunan: 0.6%.
  • Aborigin: 8.6% (responden yang menyatakan beridentitas Aborigin)

Afilisasi Keagamaan

Afiliasi keagamaan yang kurang dari 0.5% tidak dicantumkan. Unit tampilan adalah persentase populasi. 1.4% dari populasi tidak menjawab.

Sumber: Statistics Canada (Census 2001).

Penggunaan Bahasa

Bahasa yang paling umum digunakan oleh penduduk Winnipeg: Bahasa Inggris (99.0%), Bahasa Prancis (11.1%), Bahasa Jerman (4.1%), Bahasa Tagalog (3.8%), Bahasa Ukraina (3.1%), Bahasa Spanyol (1.7%), Bahasa Mandarin (1.7%), Bahasa Polandia (1.7%), Bahasa Portugis (1.3%), Bahasa Italia (1.1%), Bahasa Punjabi (1.0%), Bahasa Vietnam (0.6%), Bahasa Ojibway (0.6%), Bahasa Hindi (0.5%), Bahasa Russia (0.5%), Bahasa Cree (0.5%), Bahasa Belanda (0.4%), Bahasa Isyarat (0.3%), Bahasa Arab (0.3%), Bahasa Kroasia (0.3%), Bahasa Yunani (0.3%), Bahasa Hungaria (0.3%), Bahasa Jepang (0.2%), Bahasa Kreol (0.1%), Bahasa Denmark (0.1%), Bahasa Gaelics (0.0%), Bahasa Inuktitut (0.0%), Bahasa Micmac (0.0%).

Penggunaan bahasa resmi Kanada oleh penduduk Winnipeg: 88.0% hanya Bahasa Inggris, 11.0% Bahasa Inggris dan Bahasa Prancis, 0.9% tidak menggunakan Bahasa Inggris atau Bahasa Prancis, dan 0.1% hanya Bahasa Prancis.

Sumber: Statistics Canada (Census 2001)
Sumber: Winnipeg 2001 census summary[1]

Referensi

  1. ^ City of Winnipeg. "Winnipeg 2001 census summary" (PDF). Diakses tanggal 2007-01-06. 
  1. Winnipeg Community Profile - Statistics Canada. 2002. 2001 Community Profiles. Tertanggal: June 27, 2002. Modifikasi terakhir: 2005-11-30. Statistics Canada Catalogue no. 93F0053XIE.